Masalah tidak dapat tidur


     Secara alamiah seseorang tertidur pada waktu yang sama setiap malam dan bangun pada waktu yang sama setiap pagi. Tetapi hal-hal tertentu mengubah peraturan itu sehinggamenggunakan obat bius untuk menyesuaikan acara dengan kemauannya.
     Setiap kali seseorang menelan pil tidur, dia menanggung tiga macam resiko “
     Pertama, kemungkinan ketagihan karena kebanyakan pil tidur mengandung zat penenang. Orang yang sedang bertumbuh yang biasa menelan obat penenang akan mengalami kesulitan yang lebih besar untuk menghentikannya. Obat itu akan mempengaruhi perasaannya dan reaksinya. Tanpa obat itu sukar baginya untuk rileks. Dia memerlukannya setiap mau tidur. Malahan dia merasa memerlukannya untuk keluar dari tekanan dan mendapat rasa gembira. Lalu dia mengembangkan satu “toleransi” dan menambah dosisnya.
     Resiko kedua ialah pengaruh obat itu pada otak dan fungsinya. Pemakai obat penenang kelas berat akan menjadi lembam dan mudah tersinggung. Tubuhnya akan gemetar dan koordinasi otot akan berkurang. Pikirannya akan kacau dan semakin memburuk. Pada saat ini, usaha menghentikan obat penenang ini akan menimbulkan gejala “penarikan kembali” yang mencakup kegelisahan dan keresahan pada siang hari, dan dia tidak dapat tidur pada malam hari. Ada yang mengalami halusinasi, mengigau atau menggelepar waktu menghentikan obat itu.
     Resiko ketiga ialah bahaya dosis terlalu tinggi. Obat-obat penenang mengelabui otak sehingga pemakainya lupa bahwa ia sudah meminum dengan dosis penuh, dan meminumnya lagi. Obat penenang yang terlalu tinggi dosisnya, apalagi kalau seseorang sudah meminum alkohol, dapat membuat seseorang mati mendadak.  
Category: 0 comments

0 comments:

Post a Comment